Restorasi Data SIPP Setelah Instalasi CentOS 7 di Server SIPP

Pendahuluan

Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah aplikasi berbasis web yang dibuat untuk membantu menjalankan proses bisnis keperkaraan di satuan kerja Pengadilan secara digital. Apabila SIPP tidak dapat berjalan dikarenakan berbagai hal, maka proses berperkara di satuan kerja Pengadilan dapat terganggu.

Tidak sedikit kasus terganggunya server SIPP di satuan kerja Pengadilan, yang mengharuskan tim TI di satuan kerja tersebut untuk melakukan instalasi ulang sistem operasi CentOS 7 pada server SIPP, dan selanjutnya mengembalikan data-data dari aplikasi SIPP agar SIPP dapat berjalan normal kembali. Terkait dengan instalasi CentOS 7 untuk server SIPP, Anda dapat membacanya dengan mengklik teks ini.

Panduan ini akan membahas tentang bagaimana teknis pengembalian data-data dari aplikasi SIPP, yang sebelumnya pernah dicadangkan dengan panduan yang dapat dibaca dengan mengklik teks ini.


Alur Kerja (Workflow)

1ZMXncB90RRLt15P-drawing-5-1685650016.png

Kebutuhan Sistem

Persiapan

Konektivitas Komputer/Laptop dengan Server SIPP

Pastikan komputer/laptop Anda terhubung dengan server SIPP dengan persayaratan:

  1. Menggunakan kabel ethernet (kabel LAN).
  2. Berada dalam satu subnet (satu switch) dengan server.

Cek koneksi dengan menggunakan membuka aplikasi Command Prompt pada Windows,

cSHCXyajMH69Oqmi-image.png

Kemudian ketikkan format perintah berikut ini:

ping [alamat ip dari server SIPP]

Contoh: jika IP server SIPP Anda adalah 192.168.0.100, maka ketikkan:

ping 192.168.0.100

Dari teks balasan dari perintah ping tersebut, dapat dianalisa beberapa hal:

Pada gambar di bawah menunjukkan bahwa Anda tidak berada satu subnet dengan server SIPP (TTL=63), dan kemungkinan saat itu Anda terhubung dengan jaringan WiFi (time=19 s/d 32 ms), bukan melalui kabel LAN. Jika hasil ping-nya kurang lebih seperti gambar di bawah, disarankan untuk memeriksa kembali konfigurasi konektivitas dari komputer/laptop Anda.

fqe9i7ccnvYSpc9a-image.png

Pada gambar di bawah ini menunjukkan bahwa Anda berada di satu subnet dengan server SIPP dan kemungkinan besar Anda terhubung dengan jaringan melalui kabel LAN.

L4SZ5LRv9W27oNuQ-image.png

Server SIPP Sudah Diinstall CentOS dan Sudah Dikonfigurasi

Pada server SIPP sudah harus terinstall dan terkonfigurasi sistem operasi CentOS 7; dengan instalasi aplikasi Apache, PHP, MariaDB dan LibreOffice. Panduan instalasi dapat dilihat di sini.

NzoufjjlgJxj488e-image.png

QN5RkKigb1FM6e8I-image.png

File Cadangan Data SIPP

Persiapkan file data SIPP yang terdiri atas 2 file yang berekstensi *.zip dan *.sql

ORwIYwGZchQyBzbU-image.png

Jika file tersebut berada di media penyimpanan eksternal seperti harddisk portabel, terlebih dahulu pindahkan file-file tersebut ke komputer/laptop yang akan digunakan untuk membantu proses konfigurasi.

Dilarang melakukan restorasi data langsung dari harddisk portabel

Unggah File Cadangan Aplikasi SIPP

Buka SFTP Client. Tutorial ini akan menggunakan WinSCP dan FileZilla sebagai contoh.

[Pilihan #1] Menggunggah File Cadangan dengan WinSCP

Bagian ini adalah bagian pilihan, yang membahas pengunggahan file aplikasi SIPP dengan menggunakan WinSCP. Jika Anda memilih untuk menggunakan FileZilla, maka tutorial ini tidak perlu diikuti.

Buka WinSCP dan kemudian buka sesi SSH dengan server SIPP. Jika Anda belum membuat profil koneksi ke server SIPP, dapat melihat panduannya di sini.

Pada jendela bagian kiri, arahkan ke folder tempat cadangan file SIPP diletakkan pada komputer/laptop Anda. Pada jendela kanan, arahkan folder ke "/var/www/html/".

AWgy3njMuuAQqyam-image.png

Pada jendela sebelah kanan, klik tombol New > Directory

wVAniAhvJHWgRvv2-image.png

Akan muncul kontak dialog Create Folder, pada kotak isian New Folder Name, ketikkan nama folder SIPP, kemudian klik OK.

ch5F0KdgsjCFEH7w-image.png

Pada jendela kanan terlihat sebuah folder baru muncul, klik 2x pada folder tersebut.

r0oQ7son4YqjxVv1-image.png

Layar kanan akan menunjukkan folder kosong

DDvSKEXNCYB5vaQB-image.png

Pada layar bagian kiri, klik satu kali pada file ZIP dari cadangan file SIPP, kemudian tekan tombol Upload yang berada di atasnya.

3YIMCbLUEsyehvBe-image.png


Akan muncul jendela konfirmasi upload file. Klik OK untuk memulai proses penunggahan file

bORJFDoToyD19e2f-image.png

Proses pengguhan file ZIP dimulai. Tunggu hingga proses pengunggahan selesai, Jendela ini akan tertutup sendiri.

1y3q08oRjdax3dU7-image.png

Jika file sudah berhasil diunggah, maka tampilannya akan seperti ini:

6bc2k2Ij0H9Syqc1-image.png


[Pilihan #2] Menggunggah File Cadangan dengan FileZilla

Bagian ini adalah bagian pilihan, yang membahas pengunggahan file aplikasi SIPP dengan menggunakan FileZilla. Jika Anda memilih untuk menggunakan WinSCP, maka tutorial ini tidak perlu diikuti.

Buka FileZilla dan kemudian buka sesi SSH dengan server SIPP. Lebih lengkapnya dapat dilihat di panduan berikut.

Pada jendela bagian kiri, arahkan ke folder tempat cadangan file SIPP diletakkan pada komputer/laptop Anda. Pada jendela kanan, arahkan folder ke "/var/www/html/".

W49MfqQJ2kqmsT0Z-image.png


Klik kanan pada area kosong di daftar file dari jendela kanan, kemudian klik Create Directory.

6rQbHQxaXaiA58y8-image.png

 

Akan muncul jendela kecil Create Direcory, ketikkan nama folder aplikasi SIPP pada kotak isian yang tersedia

PldRFG24zI35BFJ6-image.png

 

Sebuah folder baru akan muncul di daftar file, Klik 2x pada folder tersebut

ItVXcQHsigIYtTBi-image.png


Daftar file saat ini akan menunjukkan isi dari folder (kosong)

b9PX08sYyoEnj0Hl-image.png

 

Pada jendela bagian kiri, klik kanan pada file ZIP dari cadangan aplikasi SIPP, kemudian klik Upload

KfnM90QeolWUxibJ-image.png


Proses pengunggahan file akan dimulai. Progress-nya dapat di lihat di bagian bawah jendela, Tunggu hingga proses pengunggahan selesai,

HrmAIEMRqUpdAxs1-image.png

 

Jika sudah selesai, maka tampilannya akan kurang lebih seperti ini:

mtKh1ixC5b2nbAPP-image.png

Operasi File Hasil Unggahan di Server SIPP

Ekstrak (Unzip) File Hasil Unggahan

Jika file sudah berhasil diunggah, langkah selanjutnya adalah melakukan ekstrasi file ZIP tersebut. Proses ini dilakukan dengan menggunakan terminal SSH (Secure Shell). Detail pengkoneksian SSH dapat dilihat di sini. Tutorial kali ini akan menggunakan Command Prompt pada Windows 10 update 1903 atau di atasnya.

Akses folder /var/www/html/[nama_folder_SIPP] dengan mengetikkan perintah berikut yang diikuti dengan menekan tombol Enter di keyboard:

cd /var/www/html/[nama_folder_SIPP]

Jika folder yang Anda buat sebelumnya ada "sipp" (semuanya dengan huruf non kapital), maka Anda harus mengetikan perintah berikut yang diikuti dengan menekan tombol Enter di keyboard:

cd /var/www/html/sipp/

Sebaiknya perintah di atas tidak di copy dan paste, karena nama folder aplikasi SIPP bisa saja berbeda.

0m85JBD1uMwtTO90-image.png


Ketik perintah berikut untuk memastikan bahwa Anda berada di folder yang tepat, dan file hasil cadangan yang diunggah sebelumnya sudah ada.

ls -lh

4dZV35c4H9vNmxcQ-image.png


Untuk melakukan ekstraksi file ZIP tersebut, ketikkan perintah berikut

unzip [nama_file].zip

Pada contoh tutorial ini, nama filenya adalah SIPP-PAAGM-2023-06-05.zip; maka perintah yang diketikan adalah sebagai berikut:

unzip SIPP-PAAGM-2023-06-05.zip

Sebaiknya perintah di atas tidak di copy dan paste, karena nama file ZIP cadangan SIPP pastinya berbeda di setiap satuan kerja.

ujJTe4sjqRQSaRrV-image.png

Jika nama filenya cukup panjang seperti contoh di atas, dan akan kesulitan untuk mengetikkannya, Anda dapat menggunakan cara berikut ini:

  1. Ketik unzip terlebih dahulu, kemudian tekan spasi di keyboard 1x.
  2. Perhatikan huruf pertama dari file yang akan di ekstrak. Jika pada contoh di atas, nama filenya adalah SIPP-PAAGM-2023-06-05.zipmaka huruf pertamanya ada S.
  3. Ketikkan S lalu diikuti menekan TAB pada keyboard, secara otomatis sistem akan melengkapi keseluruhan nama file yang akan dieksekusi.
  4. Tekan Enter di Keyboard untuk mengeksekusi perintah ekstraksi file.

Perintah ekstraksi akan berjalan.

Tzh9buUzK6fBnEhR-image.png

 

Proses ekstraksi selesai apakah animasi teks berjalan tersebut berhenti dan tidak ada peringatan/warning.

9eMynsScxXeHuc5A-image.png


Pastikan kembali bahwa file-file aplikasi SIPP telah di ekstrak di folder yang benar dengan menggunakan aplikasi SFTP Client (WinSCP atau FileZilla). Akses kembali folder /var/www/html/[nama_folder_sipp]. Jika jendela SFTP client masih belum ditutup hingga saat ini, refresh folder tersebut, untuk menampilkan file-file yang sudah diekstrak.

J4uLPhYNFaX5vuj7-image.png


Memeriksa Konfigurasi File .htaccess

Agar SIPP dapat berjalan dengan baik, Anda harus memeriksa apakah konfigurasi file .htaccess sudah sesuai. Pada terminal SSH, ketikkan perintah berikut:

nano .htaccess

Akan terbuka file .htaccess

9hsfDQbxcDwmbDRl-image.png

Jika layar hanya menampilkan tampilan kosong dan terdapat tulisan New File seperti gambar di bawah ini:

dLsgY8edwg92wUqY-image.png

Tekan kombinasi tombol Ctrl + X di keyboard untuk keluar dari aplikasi nano. Kemudian ketikkan perintah berikut ini:

nano /var/www/html/[nama_folder_SIPP]/.htaccess

Ganti teks [nama_folder_SIPP] dengan nama dari folder aplikasi SIPP di server.

Jika tampilannya masih kosong juga, periksa kembali apakah file ,htaccess memang ada di folder tersebut.


Apabila Anda sudah berhasil membuka file tersebut, perhatikan gambar berikut ini:

PPZcioATEL9iP2jx-image.png

Pastikan tulisan tersebut harus sama persis dengan nama folder SIPP yang saat ini telah dibuat.

Penulisan nama folder harus benar-benar sama persis, termasuk apakah menggunakan huruf kapital atau tidak (case sensitive).

Jika tulisan sudah sama persis dengan nama folder, langkah-langkah di bawah ini bisa Anda lewati. Tekan Ctrl + X untuk keluar dari nano. Silahkan lompati langkah di bawah dan lanjut ke bagian berikutnya.

Pada contoh kali ini, pada file .htaccess tertulis SIPP dengan huruf kapital semua, sementara itu folder aplikasi yang dibuat adalah sipp yang tidak ada tanpa huruf kapitalnya. Oleh karena itu file tersebut harus diubah.

Semula seperti ini:

SA9KaHB8fE6r962U-image.png

menjadi seperti ini(perhatikan huruf kapital pada tulisan sipp):

FYBpYJ0N4g8wODnx-image.png

Anda harus menggunakan tanda panah keyboard untuk berpindah antara karakter dan baris. Mouse tidak berfungsi disini.

Tekan Ctrl + O dan kemudian Enter untuk menyimpan file, dan kemudian tekan Ctrl + X untuk keluar dari aplikasi nano.


Mengubah Kepemilikan User dari Folder /var/www/html/

Untuk aplikasi berbasis web yang menggunakan aplikasi Apache untuk menjalankannya, kepemilikian file dan folder pada folder /var/www/html/ haruslah menjadi milik sebuah pengguna (user) sistem yang bernama apache. Namun, karena di saat Anda melakukan unggah file ZIP dan ekstraksi file ZIP tersebut menggunakan user root, maka kepemilikan file tersebut adalah milik user root. Oleh karena itu Anda harus mengubah kepemilikan file dan foldernya dengan cara mengetikkan perintah berikut ini di terminal SSH:

chown -R apache.apache /var/www/html/

Restorasi Database SIPP

Proses restorasi database SIPP dilakukan dengan menggunakan aplikasi SQLyog. Lakukan koneksi SQLyog ke server SIPP. Jika komputer/laptop yang digunakan belum pernah mengkoneksikan SQLyog ke server SIPP, ikuti langkah-langkahnya di sini.

Jika Anda sudah berhasil terkoneksi ke database dari server SIPP, tampilan SQLyog, kurang lebih seperti ini:

image.png

Pada jendela bagian kiri, temukan tulisan root@[alamat_ip_server_SIPP]; pada contoh di tutorial ini, bertuliskan root@192.168.0.100. Klik kanan pada teks tersebut, kemudian klik Create Database...

image.png


Pada jendela Create Database yang muncul berikutnya, ketikkan nama database SIPP pada kotak isian Database name. Kemudian klik tombol Create.

image.png


Sekarang pada jendela bagian kiri sudah muncul database baru.

image.png


Klik kanan pada database tersebut kemudian pilih dan klik Import > Execute SQL Srcipt...

image.png


Pada kotak dialog yang muncul selanjutnya, klik tombol bertitik tiga (. . .) pada kotak isian File to Execute

image.png


Di kotak dialog Open yang muncul kemudian, temukan file cadangan SIPP dalam bentuk format file *.sql; klik file tersebut, kemudian klik Open.

image.png


Kembali ke jendela sebelumnya, klik tombol Execute

image.png


Pada kotak dialog peringatan yang muncul setelahnya, klik Yes

image.png


Proses import ke database berjalan

image.png


Tunggu proses eksekusi selesai, sehingga tampilannya menjadi seperti ini. Klik Done untuk menutup jendela tersebut.

image.png


Pastikan kembali bahwa database sudah berhasil direstorasi, dengan mengklik tanda tambah kecil [+] di sebelum Tables, dibawah database SIPP, pada di bagian kiri dari jendela SQLyog. Jika data sudah masuk, maka akan terdapat banyak tabel yang muncul.

image.png






Konfigurasi SIPP dan Tambahan Konfigurasi Server

Buka browser di komputer/laptop kemudian ketikkan alamat berikut ini pada kotak address

[alamat_ip_server]/[folder_sipp]/dbconfig

Pada contoh tutorial ini, alamat yang diketikkan adalah

192.168.0.100/sipp/dbconfig

Akan muncul tampilan seperti ini

image.png


Ketikkan kata sandi untuk fitur konfigurasi database SIPP pada kotak password yang tersedia.

Jika Anda lupa kata sandinya, ikuti langkah-langkah di bawah. Jika kata sandi yang digunakan berhasil, maka Anda dapat melompati langkah-langkah di bawah, dan langsung lanjut ke bagian selanjutnya.

Lupa Kata Sandi Fitur Setup Database Koneksi SIPP

Umumnya di tim TI satuan kerja lupa akan kata sandi dari fitur ini, karena kata sandi ini hanya diigunakan satu kali pada saat instalasi pertama SIPP pada tahun 2015 yang lalu. P{otensi hilangnya kata sandi fitur ini semakin besar, jika terdapat pergantian personil tim TI di satuan kerja tersebut.

Fitur ini sebenarnya berasal dari satu file yang bernama config.ini yang berada di folder

/var/www/html/[folder_SIPP]/application/config/

image.png


Terdapat dua cara untuk mengatasi masalah ini:

  1. Menghubungi teman tim TI di satuan kerja lainnya, yang masih ingat akan kata sandi dari fitur ini pada server SIPP satuan kerjanya; kemudian memintanya untuk mengirimkan file config.ini yang dimiliki di server SIPP satuan kerjanya. File config.ini di server SIPP satuan kerja Anda lalu ditimpa/diganti (overwrite) dengan file config,ini dari satuan kerja yang Anda mintai pertolongan tersebut. Kemudian dengan browser Anda coba kembali ke alamat yang disebutkan di atas ([alamat_ip_server]/[folder_sipp]/dbconfig), dan masukkan kata sandi dari satuan kerja teman Anda tersebut.
  2. Mengunduh file config.ini di sini. Kemudian gantikan file config.ini di server Anda dengan file yang telah Anda unduh. Coba kembali fitur Setup Database Koneksi SIPP, dengan kata sandi: m4ut4uAj@


Setup Koneksi Database SIPP

Jika kata sandi yang Anda masukkan tepat, maka tampilan selanjutnya akan seperti gambar di bawah ini. Masukkan parameter-parameter berikut ini:

image.png

Klik tombol Test, jika koneksi database tepat, maka akan muncul tampilan seperti ini:

image.png

Jika muncul tampilan seperti di bawah ini

image.png

menunjukkan bahwa koneksi ke database SIPP gagal. Periksa kembali parameter-parameter yang sebelumnya dimasukkan.


Jika tes koneksi telah berhasil, klik tombol Simpan, akan muncul jendela seperti ini:

image.png

Klik tombol Oke pada jendela tersebut, dan kemudian akan muncul tampilan seperti ini:

image.png

Klik tutup.


Konfigurasi Proses Terjadwal (Crontab) pada Sistem Operasi CentOS 7

Agar berjalan dengan baik, aplikasi SIPP butuh menjalankan beberapa proses tertentu secara otomatis. Proses ini akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Salah satu proses terjadwal yang dijalankan adalah proses penerimaan dan pengiriman data-data untuk aplikasi e-Court Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Untuk mengkonfigurasikan proses terjadwal dari SIPP, ketikkan perintah berikut pada terminal SSH:

nano /var/spool/cron/apache

Akan terbuka jendela kosong dari aplikasi nano.

image.png


Pada jendela tersebut copy dan paste script berikut ini:

Sebelum di paste ke aplikasi nanopaste terlebih dahulu ke aplikasi text editor di Windows (contoh: Notepad++, Visual Studio Code, dll); gantikan [alamat_ip_server_SIPP] dengan alamat IP dari server SIPP Anda; copy kembali teks tersebut, dan paste pada nano.

9 * * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/api/Cron/post_all
9 * * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/manage_delegasi_perkara/get_delegasi_masuk
9 7 * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/api/Cron/post_all/TRUE
52 * * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/api/Sppt
58 * * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/api/Berpadu
58 * * * * curl http://[alamat_ip_server_SIPP]/[folder_SIPP]/api/Banding

Untuk contoh tutorial ini, karena alamat IP dari server SIPP adalah 192.168..0.100, maka script menjadi

9 * * * * curl http://192.168.0.100/sipp/api/Cron/post_all
9 * * * * curl http://192.168.0.100/sipp/manage_delegasi_perkara/get_delegasi_masuk
9 7 * * * curl http://192.168.0.100/sipp/api/Cron/post_all/TRUE
52 * * * * curl http://192.168.0.100/sipp/api/Sppt
58 * * * * curl http://192.168.0.100/sipp/api/Berpadu
58 * * * * curl http://192.168.0.100/sipp/api/Banding

Untuk mem-paste ke nano yang berada di dalam jendela terminal SSH (Command Prompt atau Putty), lakukan klik kanan di area mana saja di jendela tersebut. Jika anda menggunakan Command Prompt Windows 10/11, akan muncul peringatan seperti di bawah. Klik pada Paste anyawayuntuk melakukan melanjutkan proses paste script.

image.png


Tampilan aplikasi nano yang telah berhasil dimasukkan script-nya akan seperti ini:

image.png

Tekan Ctrl + O dan kemudian Enter untuk menyimpan file; lalu tekan Ctrl + X untuk keluar dari aplikasi nano.

Untuk memastikan bahwa script tersebut sudah berjalan, ketikkan perintah berikut:

crontab -l -u apache

Jika langkah-langkah di atas dilakukan dengan benar, akan muncul tampilan seperti ini:

image.png



Jalankan SIPP

Buka browser di komputer Anda kemudian ketikkan alamat berikut

[alamat_ip_server]/[folder_sipp]/

Pada contoh tutorial ini, alamat yang diketikkan adalah

192.168.0.100/sipp/

Jika seluruh langkah pada tutorial ini sudah benar, seluruh pengguna di satuan kerja sudah bisa menggunakan SIPP kembali secara normal.

image.png

image.png

image.png